Kapsul Purwoceng HIU

Rp 45.000

Deskripsi

Kapsul Purwoceng HIU Murah Asli Surabaya Sumenep Gresik Sidoarjo, Jual Obat Herbal membantu memelihara stamina pria meningkatkan gairah seksual memulihkan stamina

Jual Kapsul Purwoceng HIU SURAKARTA – SOLO – SERANG – MATARAM – MANADO – YOGYAKARTA – CILEGON – KUPANG – PALU – AMBON – SUKABUMI – CIREBON – BENGKULU –Jual Kapsul Purwoceng HIU PEKALONGAN – KEDIRI – MADIUN – KENDARI – TEGAL – BINJAI – PEMATANGSIANTAR – JAYAPURA – BANDA ACEH – PALANGKARAYA – Jual Kapsul Purwoceng HIU PROBOLINGGO – BANJARBARU – PASURUAN – TARAKAN – TANJUNGPINANG – GORONTALO – DUMAI – MADIUN – BATU – SALATIGA – PANGKAL Jual Kapsul Purwoceng HIU PINANG – LUBUKLINGGAU – TERNATE – BITUNG – TANJUNGBALAI – TEBINGTINGGI – METRO – BONTANG – PADANG SIDEMPUAN – BLITAR – Jual Kapsul Purwoceng HIU LHOKSEUMAWE – SINGKAWANG – PAREPARE- LANGSA – BANJAR – PRABUMULIH – MOJOKERTO – MAGELANG –  SORONG – PALOPO – BIMA – Jual Kapsul Purwoceng HIU BUKITTINGGI – BAUBAU – JAKARTA – SURABAYA – BANDUNG – BEKASI – MEDAN – TANGERANG – DEPOK – SEMARANG – PALEMBANG – MAKASSAR – Jual Kapsul Purwoceng HIU TANGERANG SELATAN – BOGOR – BATAM – PEKANBARU – BANDAR LAMPUNG – MALANG – PADANG – DENPASAR – SAMARINDA – BANJARMASIN – Jual Kapsul Purwoceng HIU TASIKMALAYA- PONTIANAK-CIMAHI – BALIKPAPAN – JAMBI TEBINGTINGGI

kapsul purwoceng HIU

Pwoceng adalah tanaman legendaris yang dijadikan obat kuat oleh para raja atau kalangan istana di daerah Jawa. Wujudnya adalah semak kecil merambat di atas permukaan tanah seperti tumbuhan pegagan dan semanggi gunung. Daunnya kecil-kecil berwarna hijau kemerahan dengan diameter 1-3 cm. Dari berbagai penelitian yang dilakukan di dalam negeri dapat disimpulkan bahwa ada efek nyata dari tanaman purwoceng terhadap peningkatan kemampuan seksual.

Banyak orang sudah membuktikan khasiat purwoceng. Antara lain penghilang sakit, penurun panas, antifungsi dan antibakteri. Namun, masyarakat umum mengenal purwoceng sebagai pemulih stamina, penambah gairah seksual serta penambah jumlah hormon testosteron dan spermatozoid.

Nama purwoceng adalah (kependekan dari purwo dan aceng) diberikan kepada sejenis terna menahun yang menyemak, Pimpinella alpina. Tajuknya mirip tanaman purwo yang lain, seperti purwojambu Gaultheria fragrantissima, purwosodo G. leucocarpa, atau purwo-purwo lainnya. Purwoceng dulu pernah disebut dengan nama Latin Pimpinella pruacan, tapi kemudian direvisi menjadi Pimpinella alpina, sesuai dengan ketinggian daerah pertumbuhan. Daerah alphin ialah daerah pegunungan setinggi 2.000 – 3000 m di atas permukaan laut.

Sosok purwoceng beda sekali dengan anis (adas manis) Pimpinella anisum, meskipun sama-sama berupa gulma berbatang lunak. Karangan bunganya seperti jari-jari payung (sampai dimasukkan ke suku Umbelliferae), dengan daun-daun mirip seledri.

Bagian yang dicari-cari ialah umbi akarnya yang menghujam ke dalam tanah sedalam kurang lebih 10 cm, seperti umbi wortel (yang juga masih sesuku), tapi lebih kecil dan warnanya putih kecokelatan. Kadang-kadang hanya sebesar ibu jari tangan.

Seperti jenis-jenis tanaman Umbelliferae lainya (seledri, peterseli, wortel dan ketumbar), purwoceng pun hanya setinggi 15 – 59 cm saja. Ia juga hanya bisa tumbuh baik di tempat-tempat terbuka dengan sinar matahari penuh di pegunungan yang hawanya sejuk terus. Di Jawa Timur misalnya, ia hanya bisa ditemukan di pegunungan Iyang (sebagai suripandak abang) dan Tengger (sebagai gebangan depok). Di Jawa Barat hanya tumbuh di gunung Pangrango dan Galunggung (sebagai antanan gunung), sedang di Jawa Tengah hanya di Dieng dan lereng Gunung Lawu (sebagai purwoceng)

Manfaat dan Khasiat :
– Penambah gairah seksual (libido)
– Penambah jumlah hormon testosteron
– Pemulih stamina
– Penurun panas (anti piretik)
– Anti fungsi dan bakteri

 

Tanaman yang satu ini punya banyak manfaat, salah satunya sebagai obat kuat. Tak heran, banyak yang menjulukinya “viagra”-nya Indonesia. Belakangan ini, popularitas tanaman purwoceng makin meningkat. Tanaman mungil ini dikenal sebagai obat kuat alias penambah gairah dan vitalitas pria. Sebetulnya, purwaceng sudah ada sejak zaman kerajaan Hindu. Konon, di zaman dahulu hanya para raja yang mengonsumsinya sebagai minuman.

Namun, semakin lama tanaman yang aslinya tumbuh liar di Gunung Perahu dan Gunung Pakujiwo di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah ini, makin banyak dikonsumsi rakyat biasa. Kini, purwoceng pun sudah banyak dibudidayakan. Meski sebetulnya sulit ditanam, purwoceng yang bernama latin Pimpinella alpina makin banyak dicari. Sepintas, purwoceng tak jauh berbeda dari tanaman perdu yang tumbuh liar di pinggir jalan atau kebun-kebun kosong.

Purwoceng merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang dikenal berkhasiat sebagai obat perkasa kaum lelaki. Karena itu, Purwoceng juga mendapat sebutan ‘Viagra Jawa’. Kenapa bisa demikian?

Purwoceng sebenarnya tergolong tanaman langka, namun kini dapat diselamatkan dengan budidaya menggunakan metode kultur in vitro. Masalah budi daya Purwoceng ini pernah dipaparkan Ireng Darwati, mahasiswa S3 program studi Agronomi Institut Pertanian Bogor (IPB) saat mempertahankan disertasinya berjudul “Kultur Kalus dan Kultur Akar Rambut Purwoceng untuk Menghasilkan Metabolit Sekunder dan Harapan untuk Pengembangan Tanaman Purwoceng di Masa Mendatang,” di Kampus IPB Darmaga, Bogor.

Tumbuhan ini ditemukan di Pegunungan Alpen di Swiss, pada ketinggian 2.000-3.000 meter di atas permukaan laut. Mengenai tempat tumbuh Purwoceng di Indonesia semula dikenal tumbuh liar di kawasan Dieng pada ketinggian 2.000-3.000 m dpl. Namun menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan (1987), sebaran tanaman purwoceng di Indonesia kini meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Wahyuni et al. (1997) menyatakan bahwa purwoceng dapat tumbuh di luar habitatnya seperti di Gunung Putri Jawa Barat dan mampu menghasilkan benih untuk bahan konservasi. Potensi tanaman purwoceng cukup besar, tetapi masih terkendala oleh langkanya penyediaan benih dan keterbatasan lahan yang sesuai untuk tanaman tersebut (Yuhono 2004). Selain di Dieng, Purwoceng juga tumbuh di pegunungan Iyang, Jawa Timur (dikenal sebagai suripandak abang). Di Gunung Tengger dinamai gebangan depok. Kendati sebutan nama latinnya berubah-ubah, para peneliti memiliki satu kesimpulan yang sama bahwa Purwoceng termasuk tanaman obat.

Manfaat Purwoceng

Eni Hayani dan May Sukmasari pernah memaparkan, seluruh bagian tanaman purwoceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, terutama akar. Akarnya mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosidiak (Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan 1987), yaitu khasiat suatu obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina. Pada umumnya tumbuhan atau tanaman yang berkhasiat sebagai aprosidiak mengandung senyawa-senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa-senyawa lain yang berkhasiat sebagai penguat tubuh serta memperlancar peredaran darah. Di Indonesia tumbuhan atau tanaman obat yang digunakan sebagai aprosidiak lebih banyak hanya berdasarkan kepercayaan dan pengalaman (Hernani dan Yuliani 1991).

Penggunaan tanaman obat dibidang pengobatan pada prinsipnya tetap didasarkan pada prinsip-prinsip terapi seperti pada penggunaan obat moderen. Oleh karenanya informasi kandungan senyawa aktif tanaman obat mutlak diperlukan. Umumnya tanaman obat jarang memiliki bahan senyawa tunggal, sehingga sulit untuk memastikan kandungan aktif mana yang berkasiat untuk pengobatan penyakit tertentu. Misalnya khasiat akar tanaman purwoceng (Pimpinella alpina) yang diketahui dari pengalaman-pengalaman orang kemudian berkembang menjadi image berkasiat sebagai aprodisiak, ternyata mengandung turunan dari senyawa sterol, saponin dan alkaloida (Caropeboka dan Lubis, 1985).

Sidik, et al. (1985) mengatakan bahwa akar purwoceng mengandung turunan senyawa kumarin yang digunakan dalam industri obat modern, tetapi bukan untuk aprodisiak melainkan untuk anti bakteri, anti fungi dan anti kanker. Hernani dan Yuliani (1990) mengatakan bahwa bahan aktif purwoceng terbanyak terletak pada bagian akarnya.

Tanaman purwoceng mempunyai kandungan bahan yang bersifat aprodisiak menyebabkan keberadaannya semakin dicari orang. Pada mulanya, tanaman purwoceng digunakan oleh penduduk disekitar pegunungan Dieng (daerah asalnya) hanya untuk pemeliharaan kesehatan atau peningkatan derajat kesehatan. Namun sejalan dengan perkembangan penelitian dan isu yang dihembuskan, tanaman ini berkembang menjadi komoditas yang sangat ”laku jual” sebagai bahan aprodisiak, bahkan kini telah dipopulerkan oleh masyarakat dan Kelompok Tani setempat dengan sebutan ”Viagra Jawa”.

Keberadaan tanaman yang semakin langka disebabkan selain karena terdesak oleh pesatnya permintaan, juga karena pengadaannya memerlukan waktu. Atas dasar kelangkaan dan isu aprodisiak tersebut harga yang terjadi sekarang sangat tinggi.

Namun Kini kaum pria tak perlu repot-repot datang ke Dataran Tinggi Dieng untuk mendapatkan purwoceng sebab purwoceng sudah bisa didapatkan dengan mudah dalam bentuk kapsul. Kapsul yang murni mengandung ekstrak purwoceng ini diproduksi oleh Herbal Indo Utama. Bentuk kapsul ini akan memudahkan kaum pria untuk mengkonsumsi purwoceng tanpa perlu menyeduhnya.

 

Herbal purwoceng Herbal Indo Utama ini diolah dengan cermat menggunakan teknologi yang canggih sehingga kualitas dan khasiatnya tetap terjaga. Kapsul yang mengandung purwoceng ini juga sudah mendapatkan ijin resmi dari BPOM sehingga teruji kelayakannya dan aman untuk dikonsumsi. Kapsul Purwoceng ini bisa menjadi solusi bagi kaum pria yang ingin memiliki stamina prima untuk kehidupan seksual yang lebih berkualitas.

Khasiat Kegunaan Purwoceng HIU :
– Membantu memelihara stamina pria
– Meningkatkan gairah seksual
– Memperbaiki kualitas sperma
– Menyegarkan badan setelah beraktivitas berat

Aturan Minum : Diminum 3 x sehari 1-3 kapsul

Ulasan

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Kapsul Purwoceng HIU”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *